Laman

Kamis, 26 Juni 2014

LAPORAN MEMPERINGATI 349 TAHUN MEDAL HARIANG

MEMPERINGATI 349 TAHUN  MEDAL HARIANG
( 20 MEI 1665 – 20 MEI 2014 M )
“REPEH RAPIH KERTA RAHARJA”

By Bpk. Drs Emut Muchtar MA



BAB   I
PENDAHULUAN

A.         LATAR BELAKANG
            Desa Hariang - Kecamatan  Buahdua -  Kabupaten Sumedang - Provinsi Jawa Barat . Luas wilayah 1.993 Ha dan jumlah penduduknya  +  3.500  orang  dengan 1.900 KK tersebar  di 4 (empat) dusun. Masing-masing dusun membawahi RT/RW sebagai berikut: Dusun Hariang 2 RW dengan 6 RT, Dusun Curug 1 RW dengan 4 RT, Dusun Tipar 1 RW dengan  5 RT,  dan Dusun Tonjong  2 RW dengan 7 RT, seluruhnya 6 RW dengan  22 RT.
            Letak geografis Desa Hariang  berada diantara 6  wilayah desa, sebelah Utara berbatasan dengan Desa Mekarmukti Kecamatan Buahdua , sebelah Timur dengan Desa Cikurubuk Kecamatan Buahdua dan Desa Boros Kecamatan Tanjungkerta, sebelah  Selatan dengan Desa Awilega Kecamatan Tanjungkerta; sedangkan  di sebelah Barat dengan Desa Kamal Kecamatan Tanjungmedar dan Desa Wanajaya  Kecamatan Surian .
            Mengenal dan memahami desa  sendiri yakni  “Desa Hariang” sangatlah penting bagi  generasi pewaris misalnya: Aspek  geografis maupun demografisnya, aspek ekonomis dan  social kulturalnya, struktur pemerintahan dan aparat desanya begitu juga  antusiasme warga di dalam mengikuti dinamika bangsa; Aspek  religi, aspek historis maupun  aspek-aspek lainnya yang tumbuh  berkembang  di tengah-tengah masyarakat; Potensi sumber daya alam dan sumber daya manusianya termasuk problema- problema yang dihadapi warga masyarakatnya, maka diharapkan di dalam diri kita generasi pewaris tumbuh sikap   mencintai dan rasa memiliki,  peka serta  peduli akan kampung halamannya yang pada akhirnya kita dapat ambil bagian dalam berpartisipasi untuk kemajuan dan peningkatan pembangunan desa Hariang, di dalam sebuah ungkapan dikatakan “Tak kenal maka tak sayang“.
            Desa Hariang yang kita ketahui sebagai tersebut di atas adalah sebuah desa yang  sudah ada jauh sebelum NKRI diproklamasikan  17 Agustus 1945. Yakni diawali dari berdirinya sebuah kampung Hariyang Banga yang didirikan oleh leluhur warga Hariang  bernama Mbah Guriang, Mbah Suria Wecana dan Mbah Wangsa Wijaya dengan isterinya Nyi Mas Bayun. Mbah Guriang  adalah salah seorang Patih Kerajaan Sunda yang lolos dari serangan Kerajaan Islam Banten  Syekh Maulana Yusuf  tahun 1579 M, Mbah Suria Wecana adalah seorang Demang,  sedangkan  Mbah Wangsa Wijaya adalah  putera dari Mbah Dalem Gajah Agung Tumenggung Wira Angun-angun (Bupati I Bandung) asal keturunan dari Galuh. Wangsa Wijaya menikah (1663) dengan Nyi Mas Bayun puteri dari Pangeran Panembahan Kusuma Dinata IV alias Pangeran Rangga Gempol III Bupati Sumedang (1633- 1666 M) 
Kampung Hariyang Banga yang berdiri  tanggal 20 Mei 1665 M selanjutnya tumbuh berkembang dan di dalam perjalanannya pada tanggal 12 April 1843 oleh pemerintahan Hindia Belanda dijadikan  pemerintahan desa  ialah  “Desa Hariang”  (Sumber : Sajarah Desa Hariang, disusun oleh Bapak (Alm) E. Sona (Kuwu 1949 - 1969)  dan Jurutulis  Bapak  Atnawi,  (Agustus 2004).         
Awal berdirinya atau medalnya Hariang 20 Mei 1665 M perlu mendapat perhatian dari kita semua khususnya warga Hariang atau mereka yang  berasal dari Hariang. Selayaknya hari yang bersejarah bagi desa Hariang ini  disosialisasikan  bahkan ditradisikan  kepada masyarakat desa Hariang, juga kepada  Keluarga Besar Hariang supaya  hari yang bersejarah tersebut  dapat terus diingat di sepanjang masa, bahkan bukan hanya itu, dapat juga  dijadikan sebuah media inspirasi dan motivasi di dalam upaya-upaya melakukan langkah kemajuan dan peningkatan pembangunan  menuju terwujudnya masyarakat desa Hariang yang lebih sejahtera.
Salah satu upaya di dalam mentradisikan hari jadi atau medal Hariang kepada generasi pewaris adalah dengan melakukan  kegiatan  memperingati  hari jadi atau medalnya Hariang pada setiap tahunnya.  Dan Insya Allah kegiatan memperingati hari jadi atau medal Hariang untuk yang perdana ini dapat diselenggarakan pada bulan Mei tahun 2014 .
Mengenai kegiatan, tahun ke tahunnya dapat diselenggarakan  berbagai jenis kegiatan sesuai dan menurut kebutuhan desa Hariang (pendekatan prioritas). Khusus untuk peringatan yang perdana ini, kegiatan- kegiatannya  lebih diutamakan  kepada suatu harapan- harapan  sebagai berikut: Terjalinnya suasana silaturahim dan  kebersamaan, meningkatnya rasa dan  jiwa nasionalisme, persaudaraan dan  kegotongroyongan, serta menjunjung tinggi budaya toleransi dan perdamaian, sesuai Moto Kabupaten Sumedang  “Repeh rapih kerta raharja”, yaitu:
1.      Gerakan bersih lingkungan;
2.      Seminar sehari Bina Remaja dan Pencerahan Warga;
3.      Fun Walk beregu Laki-laki dan perempuan;
4.      Upacara peringatan 349 tahun Medal Hariang;
5.      Penyerahan souvenir kepada para Mantan Kuwu dan Mantan Juru Tulis;
6.      Bingkisan  untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa;
7.      Peresmian Komunitas Peternak Sapi dan Kambing Etawa ( meningkatkan ketahanan pangan masyarakat);
8.      Pentas Kesenian Tradisional;
9.      Bazaar dengan mengutamakan  barang- barang produksi local.

B.         TUJUAN KEGIATAN
1.      Menghargai dan menghormati karya para pendahulunya atau leluhur karuhun/ Hariang;
2.      Menggalang persatuan dan kesatuan menuju Hariang maju;
3.      Mempererat tali persaudaraan dan rasa kebersamaan ;
4.      Menggali lebih luas akan potensi Desa Hariang dan masyarakatnya serta potensi Warga Keluarga Besar Hariang dalam usaha memajukan dan mensejahterakan warga Hariang ;
5.      Menumbuhkan sikap ingin memberi dan meningkatkan  kepedulian kepada sesama yang membutuhkan;
6.      Menjaga dan  memelihara  kebersihan dan lingkungan;
7.      Menumbuhkan kreativitas  dan jiwa sportifitas di dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat dan bangsa;
8.      Mengembangkan dan menjunjung tinggi sikap toleransi dan perdamaian.


BAB  II
VISI , MISI dan  TEMA  KEGIATAN

     Peringatan 349 Th. Medal Hariang mempunyai VISI , MISI dan TEMA, sebagai berikut:
1.      VISI  : “Menuju Hariang Lebih Maju dan Mandiri”.
2.      MISI :
·         Membangun rasa mencintai kampung halaman dan menghargai karya leluhurnya.
·         Menjadikan sebuah  media inspirasi dan motivasi untuk kemajuan Hariang. 
·         Menggalang potensi  Warga& Keluarga Besar  Hariang.
·         Membangun sikap peduli dan rasa kebersamaan.
3.      TEMA
‘Peringatan 349 Th Medal Hariang, mengambil Tema  “Bakti untuk negeri membangun kebersamaan dan kemajuan Hariang”.


BAB III
PROGRAM KEGIATAN, JADWAL & SUSUNAN ACARA DAN UNDANGAN

A.   PROGRAM KEGIATAN
Program kegiatan memperingati 349 tahun Medal  Hariang  dibagi ke dalam dua  kelompok kegiatan, yaitu Kegiatan Inti dan Kegiatan pendukung.
1.      Kegiatan Inti adalah  pelaksanaan Upacara Puncak Memperingati 349 tahun Medal  Hariang, diikuti oleh:  seluruh aparat pemerintah desa dan perangkatnya; seluruh anggota panitia; seluruh peserta gerak jalan; seluruh tamu undangan; dengan Inspektur Upacara Bupati Sumedang.
2.      Kegiatan Pendukung meliputi:
·         Gerakan bersih lingkungan vocus gedung Balai Desa Hariang  dilakukan oleh seluruh anggota panitia;
·         Seminar Sehari Bina Remaja & Pencerahan Warga dengan topic dan nara sumber sebagai berikut: 
1)      “Potensi Komunitas Muda Desa Di Era Tantangan Global” oleh Dini Desriani,S.Sos,MAPS, Founder Forum Komunitas Muda Berencana.
2)      “Pemberdayaan Komunitas Muda Hariang Di Era Tantangan Global” oleh Astan Jaya Tamburaka,M.M, Praktisi Kewirausahaan Sosial Program Pasca Sarjana MM Univ. Trisakti,
3)      “Budaya Ciciren Bangsa.” Oleh Dr.Uyu Wahyudin,M.Pd, Dosen Jurusan PLS, Univ.Pendidikan Indonesia.
4)      “Kesadaran Hukum Masyarakat”. Ermayadi,S.H, Advokat/Pengacara.
·         Peresmian “Komunitas Peternak Sapi dan Kambing Etawa menunjang ketahanan pangan masyarakat” 
·         Fun Walk diikuti oleh 80 regu (putra/putri) a’ 7 orang (560 orang) dari berbagai unsur antara lain : perwakilan warga dari 22 RT, unsur pemerintahan,  para ketua RT/RW/Dusun, unsur sekolah, keluarga besar warga Hariang, dan unsur lainnya;
·         Penyerahan souvenir berupa kemeja kepada 14 orang para Kuwu dan Juru Tulis hormat;
·         Santunan 133 orang  untuk Anak Yatim dan kaum Dhua’fa;
·         Pentas seni : paduan suara SMP , angklung SMK, tari kreasi anak, tari jaipong,  seni tradisional  tanji dan kuda renggong, hiburan seni tradisional  gemyung dan hiburan  seni jaipong; dan orgen tunggal.

·         Bazaar.

A.     JADWAL KEGIATAN DAN SUSUNAN ACARA

NO
WAKTU
KEGIATAN
URAIAN
KETERANGAN
1
KAMIS, 29 MEI 2014
8.00 s/d selesai

GERAKAN BERSIH
Gedung Balai Desa Hariang  dan Lingkungan

Lokasi Balai Desa, Jalan Raya Hariang(Curug,Tipar,Hariang dan Tonjong)

Peserta:
1.       Panitia
2.       Perangkat Desa;
3.       Masyarakat;
Karang Taruna
2
SABTU, 31 MEI 2014














7.00- 7.50



8.00- 12.30









11.00-12.30
12.30- 13,00

13.30- 113.50


13.50- 14.00
14.00- 14.30

14.30- 17.00

20.00- 01.00
BINA REMAJA & PENCERAHAN WARGA
Nara Sumber dan Topik:
1.       Dini Desriani,S.Sos,MAPS, Founder Forum Komunitas Muda Berencana, “Potensi Komunitas Muda Desa Di Era Tantangan Global”.
2.       Astan Jaya Tamburaka,M.M, Praktisi Kewirausahaan Sosial Program Pasca Sarjana MM Univ. Trisakti, “Pemberdayaan Komunitas Muda Hariang Di Era Tantangan Global”.
3.       Dr.Uyu Wahyudin,M.Pd, Dosen Jurusan PLS, Univ.Pendidikan Indonesia, “Budaya Ciciren Bangsa.
4.       Ermayadi,S.H, Advokat/Pengacara, “Kesadaran Hukum Masyarakat”.
·         Pendaftaran dan penempatan peserta/undangan.
·         Pembagian nomor peserta (kupon) untuk pengocokan door prize.
Susunan Acara:
1.       Pembukaan oleh MC.
2.       Laporan Ketua Panitia.
3.       Visi, Misi dan Tema Event.
4.       Sambutan Kepala Desa.
5.       Sambutan Camat, sekaligus meresmikan acara Bina Remaja & Pencerahan Warga.
6.       Pendadaran Materi oleh Nara Sumber.
Peresmian Komunitas Ternak Sapi & Kambing Etawa oleh Camat Buahdua
Istirahat

Seson Terakhir
Forum Tanya Jawab
Pembacaan kesimpulan
Do,a dan penutupan.
Pengumuman Nomor Peserta yang mendapat Door Prize.
Hiburan Orgen Tunggal

Hiburan Seni Gemyung
















Panitia

Panitia



1. MC
2.Karma A.S
3.E.Muchtar
4.T.Rustandi
5. Beni Satriaji,S.Sos

6.Oleh 4 Nara Sumber
Lokasi Tonjong
Panitia
Perumusan kesimpulan


Anggota Tim
Amil Desa
Panitia

Santi Nada

Gemyung Bah Olin
Peserta:
Pemuda, Warga & Keluarga Besar Hariang



























Ketua
H. Pepen S,S.E
Oleh Tim, 2 orang







Peserta Seminar

Masyarakat Umum


3
MINGGU, 1JUNI 2014
1.       7.00 – 9.30







2.       10.00- 12.00




































3.       12.00- 12.30
4.       12.30-13.30

5.       13.30- 15.00



6.       15.00–15.30



7.       10.00- selesai


FUN WALK (lihat C)
80 Regu (Lk/Pr)) a’ 7 orang = 560 orang,






UPACARA  memperingati 349 TH MEDAL HARIANG

1.       Penyambutan Bupati/ Camat, Naik Kuda Renggong, Iringan  Tanji
2.       Pembukaan oleh MC
3.       Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Lagu Nasional lainnya serta Mars Hariang
4.       Laporan Ketua Panitia Peringatan 349 Th Medal Hariang
5.       Sekilas tentang Sejarah Hariang, peringatan 349 th Medal Hariang dan Harapan di Masa Depan.
Selingan Pentas Seni
6.       Sambutan-sambutan :
1)       Ketua BPD Hariang
2)       Kepala Desa Hariang
3)       Perwakilan Keluarga Besar Hariang, dari:
a.        Hariang Sumedang dan sekitarnya.
b.       Bandung dan sekitarnya

c.        Jakarta,Bekas,Bogor dan sekitarnya.
d.       Banten dan sekitarnya
4)       Perwakilan Mantan Kepala Desa
Selingan Pentas Seni
5)       Kapolsek Kec, Buahdua
6)       Koramil Kec. Buahdua
7)       Camat Buahdua

Selingan Pentas Kesenian

8)       Bupati Kepala Daerah Tk.II Kabupaten Sumedang
Selingan Pentas Kasenian
1.       Itirahat/ makan

2.       Photo bersama.
7.       Pemberian Cindera mata untuk para Kuwu & Jurutulis hormat.
8.       Pemberian Santunan  Dhuafa dan Anak Yatim
9.       Pembacaan Do’a Penutup
10.    Photo Bersama (dokumentasi)
Bazaar


Jarak  tempuh Hariang-Tonjong- Tipar-Curug
Start/ Finish,
Balai Desa Hariang
Lokasi Halaman & Gedung Balai DesaHariang



CAT: Semua Peserta Upacara ikut menyanyi
Bpk. Karma Adi Suryana, A.Md
Bpk. Drs.E.Muchtar,S.I.Pem,M.M



Bpk. S.Sutisna
Bpk. T.Rustandi


Bpk. Adung

Bpk. Dr.H.Uyu Wahyudin,MPd
Bpk.Satia,S.Sos

H.Hermansyah
Bpk. H.S.Endih


Bpk.
Bpk.
Bpk. Beni Satriaji,S.Sos


Bpk. H.Ade Irawan




Panitia

Panitia

Bapak Amil Desa
Halaman Balai Desa Hariang


Semua peserta pakai kaos seragam berlogo 349 th. Medal Hariang




Seluruh Peserta Funwalk, Aparat, Panitia, dan Undangan

MC
Tim Paduan Suara  SMP Negeri Hariang. Pembina : 1. Isas Sediana,S.Pd 2. Ecin Kuraesin,S.Pd, Enung,S.Pd

Paduan Suara SMP














Tari Kreasi Anak




Seni Angklung SMKi


Tari Jaipong
Seluruh Tamu Undangan
Photographer
Kuwu (9) Jurutulis Hormat (5).
Dhuafa dan Yatim 133 Orang

Photographer
Warga Kelompok Usaha
4
Jam 20.00 – selesai
Hiburan Seni Jaipong Group Rengganis
Panggung/ Balai Desa Hariang
Pimpinan Bapak Agem/ Bapak Aan
Untuk Umum


B. PESERTA FUN WALK
Peserta terdiri dari 9 (sembilan) kelompok/ 80 regu, masing-masing :  Regu RT 44 regu (22 regu Lk & 22 regu Pr) , kelompok Aparat desa  dan Hansip 3 regu (2 regu lk & 1 reg Pr)  , kelompok Lembaga Desa 2 regu (1 regu Lk & 1 Pr) , kelompok Dusun/RW 3 regu (2 regu lk & 1 reg Pr) , dan kelompok Keluarga Besar Hariang 12regu (6 regu Lk & 6 regu Pr), Karang Taruna 4 regu  (2 regu Lk & 2 regu Pr) , SMP 2 regu ( 1 regu Lk & 1 regu Pr) , Majelis Ta’lim 1 regu, Guru Paud 1 regu, Guru TK 1 regu, Puskesmas 1 regu , SD2regu (1  regu Lk & 1 regu Pr); Panitia 4 regu  ( 3 regu Lk & 1regu Pr) Total 80 Regu. Tiap Regu 7 orang.Total  560 orang.


 C. DAFTAR UNDANGAN & PANITIA

No.
Klasifikasi
Personal
Person/Jumlah
1
Tngkat Kabupaten Sumedang
Bupati & Pendamping
3/3
2
Tingkat Kecamatan Buahdua
1.      Camat & Pendamping
2.      Dan Ramil & Pendamping
3.      Kapolsek & Pendamping
2/5
2/7
2/9
3
Tingkat Desa
1.      Kepala Desa Hariang
2.      Para Kepala Desa Tetangga
1/10
15/25
4
Mantan Kepala Desa & Jurutulis Desa
1.      Mantan Kepala Desa
2.      Mantan Juru Tulis Desa
8/33
6/39
5
Pengurus Keluarga Besar Hariang
1.      Sumedang dan Sekitarnya
118/157
2.      Jakarta dan Sekitarnya
24/181
3.      Bandung dan Sekitarnya
10/191
6
Perangkat Desa Hariang
1.      BPD
2/193
2.      Aparat Desa
5/198
3.      LPM
2/200
4.      Dusun
4/204
5.      RW
6/210
6.      RT
22/232
7
Lembaga Pendidikan
1.      TK/PAUD
2/234
2.      SD
2/236
3.      SMP
2/238
8
DKM
DKM
4/242
9
PKK
Ibu PKK
3/247
10
Karang Taruna
Pengurus
3/250
11
Tokoh Masyarakat
1.      Partai
3/253
2.      Pengusaha
3/256
3.      Olah Raga
2/258
4.      Seniman
3/261
12
Sponsorship

           6/267
12
Media
Wartawan
          6/273
13
Dokumentasi
Photographer
2/275



TOTAL  UNDANGAN
275 orang





Rabu, 25 Juni 2014

LAPORAN KEGIATAN MEMPERINGATI 349 TAHUN MEDAL HARIANG (a)

PENGANTAR LAPORAN KEGIATAN
MEMPERINGATI 349 TAHUN MEDAL HARIANG (20 MEI 1665 – 20 MEI 2014)
By Bpk. Drs. Emut  Muchtar MA


Alhamdulillah dengan izin dan ridla Allah SWT, peringatan perdana 349 tahun Medal Hariang secara umum dapat dilaksanakan dengan baik dan sukses sesuai rencana. Perlu kita sadari, bahwa dalam melaksanakan suatu kegiatan tanpa pengalaman sebelumnya atau untuk pertama kalinya, tentunya masih terdapat kekurangan-kekurangan. Tidak untuk diperdebatkan, namun sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran dalam pelaksanaan tahun-tahun berikutnya. Sedangkan untuk hal-hal yang sudah baik, tentunya harus kita pertahankan bahkan kita tingkatkan lagi. Acarapun berlangsung dengan tertib dan aman, berkat kerjasama seluruh warga dengan Unit satuan keamanan dari Polsek dan Koramil.
Antusiasme masyarakat dalam menyambut Medal Hariang 349 ini begitu terasa dari seluruh warga, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan sesepuh. Semua tokoh masyarakat, kuwu, dan juru tulis hormat Desa Hariang berkumpul, Begitu nyata rasa gembira dan haru yang melebur dalam kebersamaan sebagai bentuk cinta tanah kelahiran/ kampung halaman. Semangat perjuanganpun mewarnai acara ini dengan hadirnya para sesepuh pejuang Kemerdekaan Indonesia yang tergabung dalam Veteran RI lengkap dengan seragam kebanggan mereka berwarna keemasan, seakan kitapun terbawa pada masa perjuangan mereka.
Medal Hariang meskipun hanya kegiatan tingkat desa, namun telah berhasil menjadi momentum besar dan menarik perhatian positif dari semua kalangan. Hadir tidak hanya dari internal warga tetapi juga dari desa- desa tetangga bahkan dari luar Sumedang, budayawan sunda Enday Rusmana (pensiunan dosen ITB) dari Garut datang di acara ini, dari pemerhati sejarah sunda Adeng Lukmantara (Madura). Berikut ini mungkin kita boleh berbangga hati, karena hadir pula orang Nomor 1 di Sumedang, yaitu Bupati Sumedang, Drs. H. Ade Irawan, M.Si. konon masyarakat Desa Hariang ini pun adalah keturunan Bupati Sumedang Rangga Gempol III dan Bupati Pertama di Bandung. Kehadiran Bupati ini adalah sebuah bentuk pengakuan yang positif terhadap 349 tahun Medal Hariang. Maka selanjutnya kegiatan ini bisa ditradisikan sebagai kegiatan tahunan, namun dengan tema yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan warga Desa Hariang. Hal ini pun bermakna, bahwa Bupati telah memberikan penghargaan atas karya positif dari warganya. Serta telah menunjukkan rasa percaya kepada Desa Hariang, bahwa beliau bisa datang dengan baik serta dalam kondisi yang aman. Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa ini adalah titik awal bagi Desa Hariang untuk kedepannya mendapat perhatian dan kesempatan yang lebih baik lagi dalam membangun desa dan warganya.
Berdirinya Hariang 20 Mei 1665 M berdasarkan  sejarah Hariang yang disusun E.Sona (Alm) bersama Atnawi (87th) telah diketahui oleh banyak kalangan baik pemerintah desa maupun kalangan lainnya. Namun kegiatan memperingati hari Jadi Hariang   atau istilah yang lebih khusus adalah Medal Hariang dari sejak dahulu belum pernah ada baru di tahun 2014 inilah  peringatan tersebut  dapat diselenggarakan.
Rintisan jerih payah menuju terwujudnya Peringatan 349 tahun Medal Hariang melalui  langkah-langkah konkrit sebagai berikut:
·         -Bulan Desember 2013 untuk pertamakalinya digagas Emut Muchtar  dan dituangkan dalam Proposal Kegiatan Peringatan 349 tahun Medal Hariang.
·         -Bulan Januari 2014 alhamdulilah gagasan tersebut  mendapat respon yang positif dan dukungan dari banyak kalangan, antara lain dari Atnawi penulis sejarah Hariang (mantan Jurutulis),  anggota arisan keluarga Hariang, warga keluarga besar Hariang lainnya,  kepala desa Hariang dan ketua BPD Hariang , tokoh masyarakat, karang taruna, kalangan pemuda  dan dari kalangan lainnya.
·         Tanggal 1 Februari 2014 diadakan musyawarah bertempat di balai desa Hariang, dihadiri ± 70 orang, antara lain: Kepala Desa (T.Rustandi) beserta stafnya, Ketua BPD (S.Sutisna) beserta anggotanya, Penulis Sejarah Hariang (Atnawi), Penggagas & Penyusun Proposal Kegiatan (Emut Muchtar), Perwakilan Jakarta (H.Isna), Pemerhati Remaja dari BKKBN (Dini Desriani),   para  Kepala Dusun (Hariang, Tonjong, Tipar dan Curug), para  Ketua RW dan RT, unsur Pendidik, unsur Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama (Adung, Uda Wijaya, D.Karja, Rosim, Apan, Eki, Marfu, Bah Olin, Adid, Edeng, Yaya,  Kusnadi, Dadang, Tata, dsb),  Pengurus Karang Taruna, Mahasiswa Kuliah Kerja Praktek UNSAP, Sarjana Pertukaran Pelajar, Tokoh Pemuda dan lainnya. Semua bersepakat gagasan Memperingati 349 tahun Medal Hariang untuk dapat direalisasikan mulai tahun 2014 ini.
Menindak lanjuti hasil musyawarah tersebut, Emut Muchtar di Jakarta selaku pembina kegiatan, mengadakan pertemuan guna  membentuk  koordinator dan relawan- relawan di dalam rangka penggalangan dana Medal Hariang. Disepakati , Jakarta H.Isna dibantu oleh Hari, Wawa, Udeh, Ita dan Yani. Banten H.Herman dibantu Satia, Bekasi Oma, Hj.Haryati, Bandung Uyat,  Cucu, H.Daryat dan Deni, Cirebon Adi Herdi.
Alhamdulillah akhir Maret 400 buah kaos seragam  Fun Walk  dapat dibeli dan di order untuk di sablon. 30 Maret baru ada rapat pembentukan panitia, Karma Adi Suryana secara aklamasi dipilih dan dikukuhkan sebagai  Ketua.  Selanjutnya Ketua terpilih diberi tugas  menyusun susunan anggota kepanitiaan lengkap.  Bulan April 2014 mulai koordinasi intensif antara panitia Jakarta, Hariang, Bekasi, Bandung, Banten dan Cirebon. Hingga pertengahan Mei 2014 kebutuhan kaos seragam Medal Hariang dapat diadakan hingga 700 buah dari rencana 800 buah. 
Kebutuhan-kebutuhan lainnya secara berangsur-angsur  bisa direalisasikan misalnya: Dana santunan untuk 133 orang (dhu’afa dan yatim) , dana konsumsi, kemeja untuk souvenir para mantan Kuwu & Jurutulis sebanyak 14 kemeja, berbagai sepanduk dan umbul-umbul, perlengkapan dan peralatan acara, keperluan untuk kesekretariatan, dekorasi dan panggung, sound system, lapak bazaar hingga barang-barang untuk  door prize bisa dikumpulkan dan dengan jumlah item yang sungguh mengembirakan.
Pengisi acara Tim Paduan Suara SMPN Hariang binaan  Isas,S.Pd, Ecin Kuraesin,S.Pd dan Enung, S.Pd berlatih dengan tidak kenal lelah. Kesiapan para Nara Sumber dalam seminar Bina Remaja telah bisa dipastikan kehadirannya; dari Jakarta Astan Jaya,M.M (praktisi entrepreuneur social program pasca sarjana MM Trisakti), Dini Desriani, S.Sos, MAPS (Founder Komunitas Muda Berencana), dari Bandung   DR.Uyu Wahyudin,M.Pd (dosen UPI Bandung), Ermayadi,S.H (advokat). Partisipasi  SMK Bojongloa dengan Tim Angklungnya, dari warga  Seni Tari Jaipong  dan berbagai Kreasi Tari anak, tiga Kuda Renggong dan seni musik Tanji dipersiapkan untuk menyambut Bupati. Sarana hiburan seni tradisional Gembyung, Jaipong dan Orgen Tunggal telah dipersiapkan untuk meramaikan acara 349 tahun Medal Hariang.  
Itu semua dapat dipersiapkan berkat adanya koordinasi yang intensif, kerja sama dan rasa kebersamaan yang mendalam dari  seluruh unsur penyelenggara. Kepala Desa, Ketua BPD, Pengawas, para Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT,  segenap Anggota Panitia di Hariang dengan tim intinya Karma Adi Suryana, Wirdayat, Aep Saipul Rohman, Ganda Lukmanul Hakim, Awar dan Awa bersama para Koordinator Wilayah  Jakarta, Bekasi, Banten, Bogor, Bandung, Cirebon, dsb.
Tidak hanya sampai di sini “Bakti untuk negeri membangun kebersamaan dan kemajuan Hariang” di depan masih banyak hal yang dapat diperbuat untuk dipersembahkan kepada Hariang tercinta. Misalnya: Bagaimana terpenuhinya kebutuhan akan AIR (baik AIR BERSIH maupun AIR untuk PERTANIAN) secara cukup; Bagaimana SITUS SEJARAH Hariang bisa dibangun dan dikelola sebagai OBJEK PARIWISATA dalam menumbuhkan dan mengembangkan salah satu sector perekonomian rakyat; Bagaimana PERPUSTAKAAN DESA bisa diadakan dalam rangka upaya mencerdaskan bangsa; Bagaimana OLAH RAGA di galakan guna membangun  kesehatan warga, sikap sportifitas dan prestasi bagi para pemuda; Bagaimana bisa dibentuknya RADIO KOMUNITAS sebagai sarana dan media informasi dan komunikasi warga masyarakat; Bagaimana Gedung Balai Desa Hariang bisa difungsikan sebagai gedung MULTI GUNA untuk menambah pendapatan desa minimal sebagai pemasukan pemeliharaan gedung, seperti disewakan untuk resepsi pernikahan, pagelaran seni.  Bagaimana KOPERASI PRODUKTIF bisa dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan warga, dan sebagainya. Setidak-tidaknya kegiatan Peringatan Medal Hariang  dijadikan sebuah sarana  INSPIRASI dan MOTIVASI untuk membangun Hariang LEBIH MAJU, MANDIRI dan MODERN.
            Ini berpulang kepada PEMERINTAH dan WARGA DESA HARIANG itu sendiri, mau BANGKIT maka BANGKITLAH, mau MAJU maka MAJULAH, MANDIRI dan BERJAYA atau sebaliknya.
            Kita semua berdo’a kepada ALLAH SWT semoga leluhur kita   yang telah berjasa mendirikan, memelihara dan membangun Hariang: Mbah Guriang, Mbah Suria Wecana, Mbah Wangsa Wijaya, para Kuwu/Kepala Desa terdahulu yang telah dipercaya memimpin rakyat Hariang, para Tokoh, Sesepuh-sesepuh yang telah tiada  kiranya mereka diberikan ampunan atas segala kesalahannya, diberikan pahala atas segala amal baiknya dan mendapat rahmat di sisi ALLAH SWT.
Kepada para pemimpin masyarakat, para orang tua yang  hari ini masih ada, semoga diberikan kekuatan dan kesehatan, keselamatan, kesejahteraan dan kebahagiaan dunia dan di akhirat. Kepada pewaris dan penerus kiranya dapat diberikan ilmu pengetahuan yang luas, teknologi yang tinggi, rezeki yang cukup, dalam  memelihara dan menjaga kelangsungan generasi dan mampu membangun kesejahteraan warga masyarakat sebagai bukti syukur kepada Allah SWT atas tanah dan air yang telah diwariskan kepada Hariang.  
 Ucapan terimaksih dan permintaan maaf:
       1.            Terimakasih kepada seluruh Warga Hariang  dan Keluarga Besar Hariang di manapun berada yang telah secara antusias mendukung kegiatan ini, baik moril  maupun materilnya, bahkan siap menjadi relawan-relawan yang tulus iklas demi terselenggaranya kegiatan mulia ini, menjadi  donatur – donatur yang tanpa pamrih  di dalam pembiayaan berbagai kegiatan peringatan 349 tahun Medal Hariang (Banten, Jakarta, Bogor, Depok,  Bekasi, Bandung, Hariang, Tasikmalaya, Cirebon, Madura, dsb) semoga partisipasi dan pengorbanannya menjadi amal baik di sisi Allah SWT.
       2.            Terimakasih kepada Pemerintah Desa Hariang dan  BPD, serta seluruh perangkat desa Hariang lainnya yang telah memberi kepercayaan dan keleluasaan penuh kepada  panitia penyelenggara dan terjalinnya suatu kerja sama yang baik dan rasa kebersamaan.
       3.            Terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Camat , Bapak Dan Ramil, Bapak Kapolsek atas izin dan dukungan serta kehadirannya pada acara yang bersejarah bagi desa Hariang  ini semoga Hariang dapat lebih maju lagi dan menjadi kebanggaan semua.
       4.            Terimakasih yang amat sangat atas kehadiran Bapak Drs.H.Ade Irawan,M.Si  Bupati Sumedang beserta jajarannya semoga menjadi suatu keberkahan dari Allah SWT untuk  Warga Masyarakat Hariang pada khususnya dan Keluarga Besar Hariang pada umumnya. Semoga Bapak Bupati senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan di dalam memimpin rakyat tercintanya. Aamiin.
       5.            Terimakasih kepada para Nara Sumber yang telah dengan sukarela menyumbangkan ilmu pengetahuannnya pada seminar sehari Bina Remaja & pencerahan warga Hariang semoga bermanfaat.
       6.            Terimakasih kepada pemerhati sejarah Hariang
       7.            Terimakasih kepada seluruh personal penyelenggara yang telah mencurahkan tenaga dan fikirannya bahkan hartanya hingga kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan baik sebagaimana yang dapat disaksikan bersama.
       8.            Terimaksih kepada Kepala Sekolah, Guru-guru dan murid-murid SMPN Hariang atas partisipasi  Tim Paduan Suaranya, begitu juga kepada pihak Puskesmas atas tenaga kesehatannya mensukseskan acara peringatan 349 tahunMedal Hariang.
       9.            Terimakasih kepada seluruh sponsor yang telah membantu dan meramaikan kegiatan peringatan 349 Medal Hariang (BKKBN Bandung, EO Cardus Communication,Toko Mas Pusaka,PT Dhee Mobilindo,Komunitas Ternak Sapi & Kambing Etawa, dsb) semoga instansi/perusahaannya semakin maju dan semakin besar.
   10.            Terimakasih kepada seluruh tamu undangan: para kepala desa tetangga, para alim ulama dan tokoh masyarakat, para hadirin yang telah berkenan menyaksikan semoga dapat memberi semangat dan  motivasi dalam berkarya yang lebih baik lagi.
   11.            Terimakasih kepada para wartawan media cetak atas kunjungan dan pemberitaannya yang secara tidak langsung telah turut berperan dalam membantu menyebarluaskan semangat membangun desa dan menghargai sejarah leluhur.  
   12.            Terimakasih kepada semua pihak yang belum atau tidak disebutkan di sini atas perhatian dan partisipasinya semoga itu semua menjadi amal yang baik di hadapan Allah SWT.
   13.            Tidak lupa ucapan permintaan maaf kepada semua pihak bila dalam penyelenggaraan ada  kekurangan dan kekhilafan.
Mudah-mudahan kegiatan ini bermakna dan bermanfaat. Walhamdulillahi Rabbil Alamiin

DIRGAHAYU 349 TAHUN MEDAL HARIANG.

                                                                             Hariang- Buahdua- Sumedang,        Juni  2014

                                                                                                       Penyusun


                                                                                                  Emut Muchtar

(By. Emut Muchtar)